Selasa, 24 Juli 2012

Beberapa tahun lalu di Phuket....


Bermodalkan tiket promo super murah meriah dari Air Asia, saya berhasil bercengkrama dengan keindahan pantai Phuket di Thailand. Kalo selama ini Phuket hanya jadi mimpi indah saya saja, kini saya benar benar menjalani mimpi saya yang satu ini. Phuket seolah menemukan kebangkitannya saat sebuah film garapan sineas hollywood "The Beach" berhasil mengabadikan pulau pulau kecil cantik di sekitar pantai Phuket. Film ini juga lah yang mendorong saya untuk berkunjung kesini. Phuket sebenarnya sedikit mirip dengan Bali, bibir pantainya yang tenang lah yang sedikit membedakannya dengan pulau dewata. Tentu saja ini karena pantai pantai di Phuket sesungguhnya adalah sebuah tanjung atau lagoon.





Kehidupan malam disini terasa hangat, bahkan dari jendela hotel saya pun sudah dapat terlihat geliat kesibukan dunia malam, ya maklum saja, sepertinya Thailand sudah tidak malu malu lagi mengakui bahwa gemerlap kehidupan malam merupakan bagian dari daya tarik wisata yang harus dikembangkan guna menambah devisa dari sektor pariwisata. Lihat saja photo dibawah ini. Photo ini saya ambil di Patong road...jalan utama di  Phuket yang paling terkenal dengan kehidupan malamnya.






Kalau disebagian besar wilayah Thailand mereka berbicara dalam bahasa Thai, namun tidak disini. Sebab kebanyakan dari mereka adalah keturunan melayu dari Malaysia. Ya secara geografis, Phuket memang dekat dengan Malaysia sehingga serapan serapan budaya Melayu lengkap dengan nafas kehidupan Islam pun sangat kental terasa, kondisi ini seolah membuat kontras terhadap hedonisme pariwisata di Phuket. Beruntung saat saya berkunjung, masyarakat muslim diseluruh dunia sedang merayakan Iedul Adha, termasuk di phuket ini, dan saya pun tak melewatkan kesempatan ini untuk sejenak bersujud kehadirat Allah swt. Saya sempatkan untuk merasakan nikmatnya shalat Iedul Adha ditengah tengah kehangatan masyarakat Thailand selatan.





Bagi saya pribadi, bereksplorasi di Phuket sedikit kurang menantang, karena saya tidak mengalami tantangan bahasa sebagaimana yang biasanya saya alami setiap berkunjung ke Bangkok. (Oh..i love Bangkok) hehehe. Untuk mencari makanan halal di Phuket mudah sekali bahkan di beberapa jalan utama kita akan dengan mudah menemukan rumah makan khas timur tengah lengkap dengan pelayan pelayannya yang asli di import dari negeri kurma tersebut, jadi ya bagi saya kondisi ini sedhkit banyak mirip dengan situasi di Kuala Lumpur, Benar benar seperti tidak ada bedanya dengan berkunjung ke Malaysia hanya saja disini banyak pantai pantai yang ciuamiiiik. 






Bila berkunjung ke Phuket pastikan untuk tidak melewatkan kesempatan menyaksikan Phuket Fantasea. Walau sedikit mahal namun atraksi ini worth to see, jadi dont worry lah. Thailand memang terkenal dengan kemahirannya membuat pertunjukan kolosal di dalam ruang yang maha dahsyat. Dimana lagi kita bisa melihat puluhan bahkan ratusan seniman beratraksi dengan sangat indahnya, berkolaborasi dengan berbagai binatang binatang besar seolah mereka pun tempaan sekolah seni ternama. Perpaduan show dan tata lampu yang menarik, ditambah lagi dengan musik yang menggelegar sungguh membuat pertunjukan ini spektakuler. Wow dengan menulis cerita singkat seperti ini saja sudah membuat saya ingin kembali ke Phuket...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar